![]() |
ku utarakan perasaanku dalam
untaian kata, q ukirkan pikiranku dalam rangkaian kaliamat, dan ku tuangkan
ilmuku dalam sebuah tulisan
HUJAN DI SORE ITU
Cipt. Muh.
Nurul Arifin
Perlahan
ku siram mawar yang telah layu
Mawar
yang dulu indah mekar di taman hatiku
Di
sore itu, hujan turun di bawah awan yang kelabu
Di
taman hati yang telah gersang oleh waktu
Apakah
kau masih seperti yang dulu
Wanita
manis yang di puja hatiku
Kau
berubah begitu cepat
Sangat
cepat…
Hingga
ku tertatih saat harus mengerjamu
Hujan
pun redah di musim itu
Pelangi
hanya seakan dongeng dalam imajinasiku
Musim
baru yang masih menyisakan luka lama
Tak
ada yang berubah saat ku mencoba berkhayal tentang pelangi dalam harapanku
Sungguh
semua ini hanya anganku
Kau
memang tak terlahir unttukku
Ataukah…
ku yang terlalu mengharapkanmu
Berharap
pelangi terbit di saat awan masih kelabu
Mawar
itupun tumbuh dalam khayalku
Dalam
ruang harapan yang berlalu dalam lintas waktu
Menyisakan
keabadian
Sesuatu
yang takkan lekang oleh waktu
Kini
ku tau apa itu takdir
Bukan
lari dari harapan yang telah rapuh
Tapi
terus berjuang meski ku tau itu hanya dalam khyalku
Cinta
ku takkan mati
Dan
kau akan tercipta untukku
Meskipun
Hujan turun di sore itu
Tapi
pelangi akan tetap indah dan takkan lekang oleh waktu
muhammad nurul arifin / ipping munar
muhammad nurul arifin / ipping munar


0 Komentar
Silahkan di komen sesuka hati anda, bisa komentar atau tulisan yang punya nilai.. asal tidak menggunakan kata-kata yang tidak sopan