HUJAN DI SORE ITU

07.13

         





ku utarakan perasaanku dalam untaian kata, q ukirkan pikiranku dalam rangkaian kaliamat, dan ku tuangkan ilmuku dalam sebuah tulisan




HUJAN DI SORE ITU
Cipt. Muh. Nurul Arifin


Perlahan ku siram mawar yang telah layu
Mawar yang dulu indah mekar di taman hatiku
Di sore itu, hujan turun di bawah awan yang kelabu
Di taman hati yang telah gersang oleh waktu

Apakah kau masih seperti yang dulu
Wanita manis yang di puja hatiku
Kau berubah begitu cepat
Sangat cepat…
Hingga ku tertatih saat harus mengerjamu

Hujan pun redah di musim itu
Pelangi hanya seakan dongeng dalam imajinasiku
Musim baru yang masih menyisakan luka lama
Tak ada yang berubah saat ku mencoba berkhayal tentang pelangi dalam harapanku

Sungguh semua ini hanya anganku
Kau memang tak terlahir unttukku
Ataukah… ku yang terlalu mengharapkanmu
Berharap pelangi terbit di saat awan masih kelabu

Mawar itupun tumbuh dalam khayalku
Dalam ruang harapan yang berlalu dalam lintas waktu
Menyisakan keabadian
Sesuatu yang takkan lekang oleh waktu

Kini ku tau apa itu takdir
Bukan lari dari harapan yang telah rapuh
Tapi terus berjuang meski ku tau itu hanya dalam khyalku
Cinta ku takkan mati
Dan kau akan tercipta untukku
Meskipun Hujan turun di sore itu
Tapi pelangi akan tetap indah dan takkan lekang oleh waktu

muhammad nurul arifin / ipping munar
Previous
Next Post »
0 Komentar

Silahkan di komen sesuka hati anda, bisa komentar atau tulisan yang punya nilai.. asal tidak menggunakan kata-kata yang tidak sopan