Cerita Lucu terbaru

10.17 Add Comment


Kumpulan cerita lucu yang ada di kapanlagi.com

1.Kumpulan cerita lucu pertama

NENEK GA MAU NYEBRABG

Wawan : " papah,Tadi saya dan enam orang teman membantu
seorang Nenek menyeberang jalan, Ayah,hebat kan?."
Ayah : "Oh, bagus sekali anaku (ucap ayahnya bangga).Itu baru anakku yang
baik. Tapi, mengapa sampai 6 orang anaku? ?"

Wawan : "Soalnya, Nenek itu tidak mau menyeberang
jalan yah,jadi saya paksa."
Ayah: ?><{":{:?"


2.Kumpulan cerita lucu Kedua

NYELEWENG DENGAN KUDA..

Agung lagi nyante sambil baca koran di halaman depan,
ketika ia tiba-2 dikagetkan dengan sebuah pukulan di
belakang kepalanya....

"toennggg........" demikian bunyi piring seng yg
dipukulkan oleh istrinya dan tepat mengenai
botaknya... Nggak ada ujan nggak ada angin digituin,
si dan Agung marah 2...
Agung :"He...ngapain mukul 2 suamimu ??"
istri agung :"Dasar elu suami hidung belang.." balas istrinya
"siapa Igat yang kamu tulis namanya di kertas dalam
dompetmu itu ?"
Agung sempat gelagapan, nyaris kepergok selingkuhnya
dengan DESI, untung dia langsung ketemu jurus ampuh
buat menghindar.....

Agung : "O... cuma itu rupanya(belagak suci)..... igat itu nama Kuda taruhan,
kemarin aku sempet taruhan sama temen di kantor...."
Untung sang istri percaya, jadi perang dunia tak jadi
meletus....

Tiga hari kemudian.... "DOENG..." kali ini rantang
mendarat di mulus kepala Agung yang botak lebih kenceng...
Ampir semaput....Agung marah sama istrinya....

Agung : "Ngapain kau pukul aku sayang..apa lagi sekarang ???"
Istrinya dengan kalem menjawab "TUH...KUDAMU telepon
nyari kamu......"
agung : <<":<>?>

JIKA KU TIADA NANTI

04.27 Add Comment

Malam begitu kelam saat ku mulai bertanya untuk apa lagi aku ada di sini
Apakah kau bahagia saat ku berdiri di depanmu sambil memandang kosong tiada bermakna
Ataukah mereka akan tersenyum saat ku hadir memberi apa yang kupunya lalu mereka pergi
Mungkinkah para tikus-tikus itu akan terbelenggu tak mampu berlari
Atau mungkinkah Revolusi akan tercipta esok nanti
Jika ku masih di sini

Sungguh aku bosan terus berada disini
Hanya mampu melihat, mendenger, dan mencium bau darah di mana-mana
Bukan karena mereka di bunuh…
Jiwa mereka masih hidup. Tapi raga mereka telah mati
Hidup bagai bangkai yang berserakan
Hidup dalam aturan yang tak pernah memilih mereka sebagai manusia
Tapi binatang yang hina

Aku mulai berpikir
Saat ku melihat bintang-bintang di malam itu yang hilang di telan pagi
Melihat Mentari yang tak ada lagi di kala malam mulai datang
Mereka Semua Pergi saat mereka sadar mereka tak seharusnya lagi ada di langit itu
Begitupun aku

Yaaa
Memang ku tak seharusnya lagi berdiri di sini
Ku harus pergi meninggalkanmu, dia, dan mereka
Meninggalkan kehidupan yang penuh kemunafikan
Meninggalkan Revolusi yang hanya mampu kalian gemakan tanpa mampu kalian ciptakan
Dan kita akan bertemu lagi.. di syurga nanti


Tapi
Jika ku tiada nanti
Bisakah ku kembali di hari esok setelah kepergianku
Seperti Bintang yang bersinar di malam yang lain
Seperti mentari yang terbit di hari esok

Muhammad Nurul Arifi / ipping munar

SAJAK MALAM YANG SEPI

19.26 Add Comment

Aku ingin bercerita tentang malam yang rasanya begitu panjang
Ingin ku melihat pagi di malam ini
Bersama dedaunan
Bersama udara pagi yang berhembus di sela-sela rumput  yang dibasahi embun pagi
Tapi sayang, saat q tersadar  malam masih begitu panjang
Ku hanya bermain dengan mimpi di malam itu
Melihatmu datang sambil tersenyum
Dan kupun tahu pagi akan segera tiba setelah itu

Ku ingin bercerita denganmu tentang penyesalanku
Tentang rasa yang hanya bisa kupendam dan kuutarakan lewat simbol-simbol kehidupan di setiap waktu
Malam pun terus berlalu dan yang kupunya hanyalah secerca harapan kecil bersama angin malam yang setia menemaniku
Melewati dinginnya malam, lalu terlelap dalam tidur dalam mimpi dan harapan untuk memilikimu

Hidup selalu melahirkan akibat, saat ada sebab pasti akan ada akibat
Saat kau memilih pergi dan menjauh maka bersiaplah dengan kemungkinan iapun akan pergi dan takkan menerimamu kembali di suatu saat nanti dengan alasan apapun
Dan saat kau terus menyakiti hati seseorang maka bersiaplah, mungkin hatinya akan beku dan mungkin ia takkan percaya lagi meskipun kau telah berubah
 muhammad nurul arifin / ipping munar